Makanan Khas Palembang “Celimpungan” Salah Satu Menu Favorit

Makanan Khas Palembang “Celimpungan” Salah Satu Menu Favorit

SEJARAH ASAL USUL
Menurut sejarah asal usul atau asal mulanya, warna kuah yang berwarna kuning memiliki sebuah makna yang berarti meriah, ramai atau semarak. Jadi wajar, jika celimpungan adalah salah satu makanan yang memiliki simbol yang mengobarkan semangat sebelum kita beraktivitas.

Menurut sejumlah warga Palembang, dahulu masyarakat bereksperimen dengan menggunakan santan yang dicampur rempah-rempah, seperti kunyit, lengkuas, serai, dan sebagainya. Maka terbentuklah celimpungan. Nama celimpungan sendiri diambil dari kata “Cemplung”.

Di mana saat memasukan adonan ke dalam kuah santan mendidih menimbulkan suara “plung”, hingga akhirnya dinamakan celimpungan. Biasanya celimpungan disajikan sebagai menu sarapan, namun seiring waktu celimpungan menjadi makanan yang bisa dikonsumsi kapan saja.

Pada saat Hari Raya Idul Fitri, celimpungan menjadi salah satu menu favorit yang disajikan bersama dengan lontong sayur dan lauk pauknya.

Di Kota Palembang, tidak sulit untuk menemukan makanan ini, seperti saat Ramadan misalnya, celimpungan dapat anda dapatkan di pasar beduk ataupun di beberapa kedai yang menjual makanan khas Palembang.

RESEP

Resep Celimpungan Palembang Sederhana Spesial Asli Enak. Makanan khas palembang ini memang belum banyak yang tahu apalagi kenal. Yuk kenalan dulu apa itu celimpungan. Celimpungan adalah makanan yang berasal dari Sumatera Selatan. Bahan dasar celimpungan adalah adonan sagu dan ikan seperti halnya empek-empek yang juga berasal dari Sumatera Selatan. Perbedaan di antara keduanya terletak pada bentuk dan kuahnya. Celimpungan berbentuk bulat dengan diameter 10 cm dan tipis (pipih). Kuahnya terbuat dari santan dan racikan bumbu-bumbu lainnya. Celimpungan dimakan bersama sambal gorengnya.

Satu lagi makanan khas berbahan ikan dan banyak digemari di Kota Palembang. Namanya Celimpungan, masih termasuk turunan pempek juga. Di momen-momen tertentu, terutama saat lebaran, masyarakat Palembang umumnya menjadikan celimpungan sebagai menu makanan alternatif. Sebab, meski banyak menu lainnya, namun ternyata celimpungan adalah salah satu makanan yang paling banyak dicari di palembang sumsel.

Pada dasarnya, pembuatan celimpungan sama seperti pembuatan pempek yakni, sama-sama menggunakan sagu dan daging ikan. Perbedaanya terletak pada bentuk adonan dan kuah yang dipakai.

Jika pempek identik bentuk yang beragam serta menggunakan kuah yang bernama cuka, sedangkan celimpungan menggunakan kuah yang terbuat dari santan dengan bentuk adonan yang bulat mirip bakso ikan.

Kuah celimpungan yang terbuat dari santan memiliki warna kekuningan, namun rasanya tidak pedas. Sehingga untuk pecinta kuliner yang ingin mencicipi celimpungan, sebaiknya menambahkan sambal goreng yang akan menambah sensasi kelezatannya.

Berbagai sumber