Coba Laklak Serabi nya Bali, Yuk!

Coba Laklak Serabi nya Bali, Yuk!

 

Beda daerah, beda pula nama makanannya meski tampak serupa. Seperti cemilan tradisional serabi. Cemilan ini tak hanya dikenal di pulau Jawa. Di Bali pun juga ada cemilan tradisional menyerupai serabi. Laklak namanya. Makanan yang berasal dari Buleleng, Bali ini sangat digemari masyarakat Bali.

Sepintas Laklak hampir sama dengan Serabi karena sama-sama menggunakan bahan dasar tepung beras dan gula aren sebagai penyempurna rasa. Bedanya, Laklak berwarna hijau dan mengeluarkan aroma khas daun suji, serta bertabur kelapa parut.

Cara memasaknya masih tradisional, berupa pinggan yang terbuat dari tanah liat sebagai cetakan Laklak. Sementara tungku pembakar kayu hanya merupakan susunan batako sebagai pelindung api dari angin sekaligus penyangga pinggan.

Laklak ini terbuat dari campuran tepung beras, santan, garam dan diberi perasan daun suji sebagai pewarna hijau alami. Bahan-bahan tersebut diaduk menjadi adonan yang sedikit mengental. Untuk memasaknya, biasanya diawali dengan menaburkan bubuk kemiri di atas pinggan cetakan, baru kemudian adonan dituang dalam cetakan setengah bulat berdiameter 4-5 sentimeter diatas tungku pembakaran kayu. Hanya dalam 2-3 menit, Laklak panas siap disajikan ke pelanggan dengan harga 3 ribu rupiah per porsinya. Dapat dinikmati sambil minum kopi atau teh saat sore.  (NURAKHMAYANI)

 

Related posts: